Emas Terus Mencoba Catatkan Rekor Baru Lagi dan Lagi
Emas dunia masih terus mencoba menciptakan rekror pada perdagangan Senin (8/9), mendekati rekor tertinggi sepanjang masa. Prospek pemangkasan suku bunga Amerika Serikat (AS) oleh Federal Reserve (The Fed) dan ketidakpastian global terus mendorong permintaan terhadap logam mulia sebagai aset lindung nilai.
Harga emas spot bergerak di kisaran US$3.586–3.590 per ons, hanya sedikit di bawah rekor US$3.599,89 yang tercatat pekan lalu. Kenaikan ini terutama ditopang oleh data ketenagakerjaan AS yang lemah, yang memperkuat spekulasi pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin bulan ini, bahkan dengan peluang pemotongan lebih agresif hingga 50 bps.
Pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi menjadi katalis utama reli emas. Di sisi lain, bank sentral masih tercatat sebagai pembeli neto, meskipun laju akumulasi melambat. Investor global juga menilai emas sebagai aset aman di tengah ketidakpastian geopolitik dan risiko keuangan.
Beberapa bank besar tetap optimis. RBC Capital Markets memproyeksikan harga emas bisa mencapai US$3.800 per ons pada 2025–2026, sementara Goldman Sachs bahkan menilai skenario ekstrem dapat membawa emas menuju US$5.000 per ons jika pasar kehilangan kepercayaan terhadap The Fed.
Dari sisi teknikal, sinyal perdagangan emas menunjukkan kecenderungan Strong Buy pada berbagai timeframe. Harga kini bertahan di atas area support US$3.555–3.565, sementara resistance penting berada di level psikologis US$3.590–3.600.
Jika mampu menembus level tersebut, emas berpotensi melanjutkan kenaikan ke US$3.615–3.650. Sebaliknya, kegagalan bertahan di atas support dapat memicu koreksi menuju zona US$3.529–3.473.
Dengan dukungan fundamental berupa ekspektasi pelonggaran moneter AS dan kondisi geopolitik yang masih tidak menentu, prospek emas dalam jangka pendek hingga menengah cenderung positif. Namun, investor tetap perlu waspada terhadap potensi koreksi harga apabila permintaan investasi melemah atau terjadi perbaikan signifikan pada ekonomi global.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id