Independensi The Fed Dipertanyakan, Dolar Melemah
Indeks Dolar AS (DXY) mengalami tekanan pagi ini setelah Presiden Donald Trump memecat Gubernur Federal Reserve, Lisa Cook, memicu kekhawatiran tentang independensi bank sentral AS. Langkah ini membuat pelaku pasar meningkatkan ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga, sehingga menekan greenback secara signifikan.
Menurut laporan Reuters, DXY turun sekitar 0,3% ke kisaran 98,19, meskipun sebelumnya sempat menguat didorong oleh data penjualan rumah baru (New Home Sales) yang melampaui perkiraan. Namun, sentimen positif tersebut memudar ketika berita pemecatan Lisa Cook mengguncang pasar keuangan global.
Pasar kini menilai probabilitas pemangkasan suku bunga Federal Reserve pada pertemuan September mencapai 87%, menurut data terbaru yang dilaporkan oleh FXEmpire. Ekspektasi ini menekan imbal hasil Treasury dan membuat dolar AS kehilangan daya tariknya sebagai aset berbunga tinggi.
Pemecatan pejabat The Fed ini meningkatkan ketidakpastian politik dan ekonomi AS, mendorong investor untuk beralih ke aset safe-haven seperti emas dan yen. Kondisi ini menambah tekanan bearish terhadap indeks dolar, yang selama ini menjadi acuan kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama.
Secara teknikal, indeks DXY gagal menembus zona resistance kuat di 98,422–98,853, setelah sempat mencatat puncak di 98,827. Analis FXStreet menilai selama DXY bertahan di bawah area ini, tren turun berpotensi berlanjut. Level 98,00 menjadi support psikologis penting, yang jika ditembus dapat memperdalam tekanan jual.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id