Perak Masih Tertekan Jelang Rilis Suku Bunga AS
Harga perak masih berada dalam tren negatif pada perdagangan hari Rabu (18/9), mundur dari level tertinggi dua bulan. Para pedagang bersikap hati-hati menjelang keputusan kebijakan moneter yang sangat dinanti-nantikan dari Federal Reserve pada dini hari nanti.
Bank sentral AS secara luas diharapkan akan memberikan pemotongan suku bunga pertamanya dalam empat tahun, meskipun pasar masih belum yakin apakah akan menurunkan suku bunga sebesar 50 atau 25 basis poin.
Bank of England dan Bank of Japan juga akan memutuskan kebijakan moneter minggu ini.
Selain itu, data ekonomi yang mengecewakan dari Tiongkok meningkatkan kekhawatiran permintaan di konsumen logam teratas dunia. Data yang dirilis selama akhir pekan menunjukkan bahwa output industri, penjualan ritel, dan investasi aset tetap di Tiongkok tidak memenuhi perkiraan pada bulan Agustus. Tingkat pengangguran perkotaan juga naik ke level tertinggi enam bulan sementara harga rumah turun pada laju tercepat dalam sembilan tahun.
Saat ini perak diperdagangkan di $30.403
Rekomendasi:
- Buy bila harga minimal bergerak di level $30.543
- Sell bila harga minimal dikisaran level $30.308
Level Resistance 2: 30.973
Level Resistance 1: 30.688
Level Support 1: 30.208
Level Support 2: 30.013
DISCLAIMER
Note: Tulisan ini hanya analisa bukan sebagai acuan pasti. Tetap perhatikan perkembangan aspek fundamental dan teknikal dalam bertransaksi sebelum melakukan keputusan investasi.
Sumber: @Newsmaker23