Market Analis: Minyak Tertekan, Pasar Sambut Sinyal Positif Doha
Harga minyak melemah pada perdagangan Kamis (2/07), seiring investor mencermati tanda kemajuan dalam negosiasi tidak langsung antara Amerika Serikat dan Iran. Perkembangan ini meredakan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan minyak dari Timur Tengah, sehingga premi risiko geopolitik mulai berkurang.
Brent September turun 1,4% ke US$70,47 per barel dan menyentuh level terendah sejak 27 Februari, sekaligus menuju pelemahan mingguan keempat berturut-turut. Sementara itu, WTI Agustus melemah 1,5% ke US$67,54 per barel. Tekanan harga bertambah setelah Presiden AS Donald Trump menyebut pembicaraan dengan Iran di Qatar berjalan baik. (asd)
Harga Oil pada Saat Analisis Ini Dirilis: $71.21
- Beli jika harga bergerak ke $71.25
- Jual jika harga bergerak ke $70.49
Resistensi 2: $72.37
Resistensi1: $71.61
Support 1: $70.09
Support 2: $69.33
Catatan: Artikel ini bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Harap pertimbangkan dampak perkembangan fundamental dan teknikal terhadap perdagangan sebelum mengambil keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id