
Trending

Global & Ekonomi
Sumber: Newsmaker.id
Amerika Serikat dan China memulai pembicaraan tingkat tinggi di New York pada Minggu 21 September 2026, di New York. menjelang pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping pada Kamis. Pertemuan ini dilakukan untuk membuka jalan bagi kemungkinan kesepakatan antara kedua negara.
Pembicaraan tersebut mencakup sejumlah isu penting, mulai dari perdagangan, kecerdasan buatan atau AI, hingga mineral kritis. Ketiga sektor tersebut menjadi bagian penting dalam hubungan ekonomi dan teknologi antara AS dan China.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent bertemu dengan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng di kantor pusat JPMorgan Chase di Manhattan. Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer juga ikut dalam pembicaraan tersebut.
Pertemuan tingkat pejabat ini menjadi bagian dari persiapan sebelum Trump dan Xi melakukan pertemuan langsung. Pasar akan mencermati apakah pembicaraan tersebut dapat menghasilkan kesepakatan baru atau setidaknya mengurangi ketegangan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia.
Dari sisi pasar, Gold berpotensi mendapat dukungan jika ketidakpastian hubungan AS-China meningkat, sementara perkembangan positif dalam negosiasi dapat mengurangi permintaan aset safe haven. Oil akan lebih banyak dipengaruhi oleh prospek perdagangan global dan permintaan energi China, sedangkan Dollar dapat bergerak mengikuti perubahan ekspektasi terhadap hubungan dagang, pertumbuhan ekonomi, dan kebijakan The Fed.