Saham Jepang Turun, Kekhawatiran Fiskal Meningkat
Indeks Nikkei 225 turun 1,11% menjadi 52.991, sementara Indeks Topix turun 0,84% menjadi 3.626 pada perdagangan Selasa(20/1). Penurunan ini menandai sesi keempat berturut-turut bagi pasar saham Jepang, dipicu oleh kekhawatiran fiskal yang membuat imbal hasil obligasi Jepang melonjak ke level tertinggi baru.
Tekanan pasar semakin meningkat setelah Perdana Menteri Sanae Takaichi mengusulkan pemotongan pajak penjualan makanan menjadi 0%. Kebijakan ini menimbulkan kekhawatiran tentang keberlanjutan fiskal, karena pemerintah belum menjelaskan bagaimana pendapatan yang hilang akan ditutupi. Takaichi juga berencana membubarkan parlemen dan mengadakan pemilihan umum pada 8 Februari.
Sektor teknologi memimpin aksi jual, dengan SoftBank Group turun 3,3%, Disco Corp 3,9%, Fujikura 2,4%, Advantest 3,1%, dan Tokyo Electron 2,6%. Penurunan ini mencerminkan kekhawatiran investor terhadap risiko fiskal dan ketidakpastian politik menjelang pemilihan umum. (az)
Sumber: Newsmaker.id