• Mon, Jan 19, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

19 January 2026 14:14  |

Saham Jepang Anjlok karena Ancaman Tarif dan Kehati-hatian Pemilu

Saham Jepang jatuh karena ancaman Donald Trump akan tarif baru terhadap Eropa dan ketidakpastian menjelang pemilu domestik yang diperkirakan akan terjadi telah mengurangi selera risiko.

Namun, saham-saham yang terkait dengan makanan memberikan sedikit dukungan, dengan kenaikan karena ekspektasi pemotongan pajak konsumsi.

Indeks Topix turun 0,1% menjadi 3.656,40 pada penutupan pasar di Tokyo.

Dari 1.664 saham dalam indeks, 583 naik dan 1.027 turun, sementara 54 tidak berubah.

Nikkei turun 0,7% menjadi 53.583,57.

Sektor-sektor yang terpapar pasar internasional seperti otomotif dan teknologi termasuk yang paling menekan Topix, dengan Toyota turun 1,3%.

Penurunan Jepang mengikuti penurunan saham berjangka AS setelah Presiden Trump mengumumkan tarif baru terhadap delapan negara Eropa yang telah mendukung Denmark dalam upayanya untuk menguasai Greenland.

“Konflik antara AS dan Eropa atas Greenland, bersama dengan kekhawatiran tentang independensi Fed, mendorong suasana hati-hati di pasar Jepang,” kata Yutaka Miura, analis teknikal senior di Mizuho.

Kecemasan seputar kebijakan fiskal menjelang dimulainya periode pemilihan yang diperkirakan juga membebani sentimen, menurut Atsushi Sato, manajer umum departemen investasi sekuritas di Fukoku Mutual Life Insurance.

Perdana Menteri Sanae Takaichi akan memaparkan rencananya untuk pemilihan pada konferensi pers Senin sore. Baik blok penguasa maupun partai oposisi sedang mempertimbangkan untuk memotong pajak penjualan atas pembelian makanan menjelang potensi pemungutan suara, menurut laporan media lokal.

Kekhawatiran bahwa kebijakan tersebut dapat memperburuk beban fiskal Jepang tercermin dalam kenaikan imbal hasil obligasi jangka panjang pada hari Senin. “Sulit untuk memprediksi batas atas imbal hasil jangka panjang, dan kekhawatiran fiskal juga menyeret pasar saham turun,” kata Sato.

Namun, ekspektasi bahwa pemotongan pajak akan mendorong konsumsi menjadi pendorong bagi saham-saham terkait makanan, dengan operator supermarket seperti Aeon, Daikokutenbussan, Life, dan Blue Zones termasuk di antara saham-saham berkinerja terbaik di Topix. Produsen bumbu Ajinomoto juga naik 6,1%.

“Partai yang berkuasa dan oposisi tampaknya bergerak menuju penurunan pajak konsumsi, yang pasti akan mendukung pengecer makanan,” kata Miura dari Mizuho. (asd)

Sumber: Bloomberg

Related News

NIKKEI

Saham Jepang Naik karena Perintah Eksekutif Menimbulkan Kekh...

Saham Jepang naik karena indeks Topix menuju kenaikan enam hari berturut-turut setelah Presiden AS Donald Trump menandatangan...

30 April 2025 07:51
NIKKEI

Pasar Jepang Meroket! Nikkei Kembali ke Puncak

Indeks Nikkei 225 naik 0,9% hingga ditutup pada level 38.885 pada hari Rabu, mencapai level tertinggi dalam empat bulan karen...

18 June 2025 14:18
NIKKEI

Saham Jepang Menguat Seiring Reli Saham Produsen Robot dan T...

Indeks Nikkei 225 melonjak 2,33% dan ditutup pada level 51.028, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 1,92% menjadi 3.3...

4 December 2025 14:29
NIKKEI

Saham Jepang Menguat Pada Penutupan Perdagangan Naik 0,10%

Saham Jepang menguat setelah penutupan pada hari Senin (17/2), karena kenaikan di sektor Gas & Air, Tenaga Listrik, dan R...

17 February 2025 14:28
BIAS23.com NM23 Ai