Bursa Hong Kong Melemah Setelah Gencatan Senjata Dagang AS-Tiongkok Tak Jelas
Bursa saham Hong Kong berakhir lebih rendah pada hari Jumat(13/6) karena investor tetap berhati-hati di tengah kurangnya kejelasan seputar kerangka kerja perdagangan AS-Tiongkok terbaru.
Indeks Hang Seng turun 331,56 poin, atau 1,4%, menjadi 24.035,38, sementara Indeks Hang Seng China Enterprises (HSCEI) turun 135,76 poin, atau 1,5%, menjadi 8.729,96.
Negosiator dari Washington dan Beijing menyetujui suatu kerangka kerja, dengan AS menetapkan tarif 55% untuk barang-barang Tiongkok dan Tiongkok mengenakan tarif 10%.
Namun, perjanjian tersebut masih menunggu persetujuan dari Presiden Tiongkok Xi Jinping, dan rincian penegakannya masih belum jelas.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan ketegangan atas tanah jarang telah teratasi, dengan Tiongkok setuju untuk melanjutkan pasokan tanah jarang dan magnet ke AS. Sebagai imbalannya, mahasiswa Tiongkok akan diizinkan untuk mendaftar ke universitas-universitas Amerika, katanya, seraya menambahkan bahwa ia sangat puas dengan hasilnya.
Sementara Menteri Keuangan Scott Bessent memberi tahu anggota parlemen bahwa kesepakatan itu tidak akan mengurangi pembatasan ekspor AS pada chip kecerdasan buatan kelas atas sebagai imbalan atas akses ke tanah jarang Tiongkok.
Dalam berita perusahaan, Horizon Robotics (HKG:9660) turun 4% menjadi HK$7,15 setelah mengumumkan penempatan saham sebanyak 681 juta lembar saham pada harga HK$6,93 per lembar. (az)
Sumber: MT Newswires