Bursa Saham Hong Kong Dibuka Turun karena Tarif AS, Masalah Pertumbuhan PDB yang Melambat
Bursa saham Hong Kong dibuka turun pada hari Jumat(11/04) setelah Gedung Putih mengklarifikasi tarif terhadap Tiongkok sebesar 145%.
Indeks Hang Seng turun 1,14% menjadi 20.446,35 pada Jumat pagi dari penutupan Kamis sore di 20.681,78. Indeks Hang Seng China Enterprises turun 0,39% menjadi 7.638,24 dari 7.668,38.
Perintah eksekutif terbaru Trump menaikkan tarif terhadap Tiongkok menjadi 125% dari 84%.
Seorang pejabat di Gedung Putih mengatakan tarif 125% terhadap impor Tiongkok merupakan tambahan dari tarif 20% yang dikenakan oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump terkait fentanil, menurut laporan CNBC.
Sementara itu, tarif Trump terhadap China telah membuat "semua orang tidak mungkin berbisnis," South China Morning Post melaporkan pada hari Kamis, mengutip Steve Chuang Tzu-hsiung, ketua Federasi Industri Hong Kong.
"Tantangan terbesar bagi bisnis Hong Kong sekarang adalah, jika Anda melanjutkan produksi di China daratan, apakah Anda akan mengirimkannya atau tidak? Apakah pembeli Amerika akan membatalkannya," SCMP mengutip perkataan Chuang.(ads)
Sumber: Bloomberg