Euro Melemah Tipis, Investor Fokus Davos & Trump
Pasangan EUR/USD mencatat penurunan moderat pada perdagangan Rabu dan bergerak tepat di atas level 1,1700. Pelemahan ini terjadi setelah euro menguat sekitar 1,2% dalam dua hari sebelumnya. Meski turun tipis, posisi euro masih relatif kuat karena dolar AS berada dalam tekanan.
Dolar AS melemah akibat aksi jual terhadap aset-aset Amerika Serikat. Sentimen ini dipicu oleh ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mengenakan tarif tambahan kepada sejumlah negara Eropa. Ancaman tersebut muncul setelah Eropa menolak rencana AS untuk membeli Greenland.
Fokus pasar kini pidato pada pidato Trump di KTT Ekonomi Dunia di Davos yang akan disampaikan kemudian hari. Investor berharap pertemuan ini bisa membantu meredakan ketegangan antara AS dan Eropa. Namun, rencana Trump untuk membuka pesan pribadi dari para pemimpin Eropa justru menambah ancaman.
Meski mengalami koreksi ringan, euro masih mendapat dukungan dari melemahnya dolar dan sikap hati-hati investor terhadap aset AS. Pasar cenderung menunggu kejelasan arah kebijakan dan pernyataan resmi dari para pemimpin dunia.
Selain Trump, Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde juga mengadakan pertemuan berpidato di Davos. Namun, pernyataannya diperkirakan tidak akan terlalu menggerakkan pasar karena perhatian utama masih terjadi pada perkembangan geopolitik dan hubungan AS–Eropa.(alg)
Sumber: Newsmaker.id