Bitcoin Anjlok, Hapus Seluruh Kenaikan Tahun Ini
Bitcoin kembali berada di bawah tekanan berat setelah hanya berselang sebulan dari rekor tertingginya. Harga BTC jatuh di bawah $93.714, menghapus lebih dari 30% kenaikan yang terkumpul sejak awal tahun. Tren bearish ini muncul setelah euforia pasar terhadap kebijakan pro-crypto pemerintahan Trump memudar dan komentar Trump soal tarif membuat pasar global bergejolak sejak awal Oktober.
Setelah sempat menyentuh rekor $126.251 pada 6 Oktober, Bitcoin mulai terjun hanya empat hari kemudian. Pada Senin pagi di Singapura, harga sempat pulih tipis ke $94.869, namun tetap berada di bawah level penutupan akhir tahun lalu. Analis menyebut pasar global sedang berada dalam mode risk-off, membuat aset berisiko seperti crypto menjadi yang pertama merasakan tekanan.
Selama tahun ini, minat institusi dan arus masuk ETF menjadi pendorong utama reli Bitcoin. ETF crypto bahkan mencatat pemasukan lebih dari $25 miliar, mendorong aset kelolaan mendekati $169 miliar dan memperkuat citra Bitcoin sebagai diversifier portofolio. Namun dalam sebulan terakhir, institusi, ETF allocators, dan perusahaan besar mulai menarik diri, membuat pasar kehilangan dukungan arus modal yang sebelumnya sangat kuat.
Analis menilai pelemahan ini adalah gabungan dari profit-taking investor jangka panjang, keluarnya dana institusi, ketidakpastian makro, serta likuidasi posisi leverage. Dengan narasi bullish yang mulai retak dan pelaku pasar memilih menahan diri, Bitcoin kembali berada pada fase penurunan setelah lama bergerak mendatar.(asd)
Sumber: Bloomberg.com