Perak Tertekan, Dolar & IHK AS Jadi Kunci
Perak sedikit melemah dan bertahan di sekitar $41 per ons pada Kamis (11/9), di dekat tertinggi 14-tahun, saat pasar menunggu rilis CPI AS yang bisa mengarahkan ekspektasi kebijakan The Fed minggu depan. Pada sesi Asia, XAG/USD cenderung datar di atas $41 setelah reli awal pekan, mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar menjelang data inflasi kunci.
Katalis utama berikutnya adalah CPI Agustus, menyusul kejutan dari PPI yang turun 0,1% m/m pada Agustus. Konsensus memperkirakan CPI +0,3% m/m dan 2,9% y/y, dengan inti 3,1% y/y. Laporan PPI yang lebih jinak meredakan kekhawatiran lonjakan harga akibat tarif, sekaligus memperkuat harapan pelonggaran kebijakan oleh The Fed.
Pasar kini menilai pemangkasan 25 bps sebagai skenario utama, dengan peluang 50 bps tetap kecil. Skenario sederhana: CPI lebih rendah membuat dolar/yield berpeluang melemah dan silver bisa menguji ulang tertinggi terbaru di sekitar $41,6; CPI lebih tinggi membuat risiko koreksi di bawah level support $41. Arah jangka pendek akan sangat dipengaruhi reaksi USD dan suku bunga riil usai rilis data. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id