Perak Naik Didukung NFP Lemah & Permintaan Industri
Harga perak kembali bergerak positif pada perdagangan Jumat (5/9), seiring melemahnya dolar AS setelah laporan ketenagakerjaan menunjukkan hasil di bawah ekspektasi. Data Nonfarm Payrolls (NFP) yang lebih lemah dari perkiraan memperkuat pandangan bahwa Federal Reserve (The Fed) akan segera memangkas suku bunga. Kondisi ini membuat investor beralih ke aset safe haven, termasuk perak, yang dipandang sebagai alternatif investasi di tengah ketidakpastian ekonomi.
Pada sesi perdagangan hari ini, perak (XAG/USD) diperdagangkan mendekati level $41 per ons, mencatat kenaikan sekitar 0,8% dari penutupan sebelumnya. Penguatan ini juga ditopang oleh meningkatnya permintaan industri, khususnya di sektor energi terbarukan. Permintaan global terhadap panel surya dan kendaraan listrik yang tinggi memberikan dukungan tambahan bagi harga perak, mengingat logam mulia ini merupakan bahan utama dalam proses produksi teknologi ramah lingkungan.
Ke depan, perak berpotensi tetap bergerak dalam tren positif jika dolar AS terus melemah dan ekspektasi penurunan suku bunga semakin kuat. Namun, investor tetap perlu mewaspadai volatilitas pasar, terutama menjelang rilis data ekonomi utama AS lainnya. Jika prospek perlambatan ekonomi semakin nyata, perak berpeluang menguji level psikologis baru di atas $41,50 per ons dalam waktu dekat.
Sumber : Newsmaker.id