Rally Perak Berlanjut: NFP Jadi Penentu Berikutnya
Harga perak (XAG/USD) menguat pada perdagangan sesi AS hari Selasa (2/9) dan bergerak di sekitar $40,7 per ons, mempertahankan level tertinggi sejak 2011. Kenaikan hari ini mengikuti reli tajam kemarin dan ditopang oleh meningkatnya spekulasi pemangkasan suku bunga The Fed bulan ini, setelah data PCE AS sejalan ekspektasi. Prospek kebijakan yang lebih longgar menekan imbal hasil riil dan menjaga dolar AS relatif jinak, kombinasi yang secara historis menguntungkan logam mulia, termasuk perak.
Dari sisi fundamental, minat lindung nilai tetap kuat di tengah ketidakpastian politik—mulai dari perdebatan independensi The Fed hingga arah kebijakan tarif AS—serta ketegangan geopolitik. Arus masuk ETF berbasis perak berlanjut, sementara permintaan industri mendapat dorongan dari booming surya di Tiongkok yang memicu lonjakan ekspor sel surya ke India. Di saat bersamaan, komunitas industri memperkirakan defisit pasokan memasuki tahun kelima, memperketat kondisi pasar fisik.
Secara teknikal, zona $40,80–$41,00 menjadi resistensi awal; tembus bersih membuka ruang uji $41,50. Di sisi bawah, $40,20 lalu $39,80 berperan sebagai dukungan terdekat. Ke depan, pelaku pasar akan memantau ISM dan terutama data tenaga kerja AS (NFP) sebagai pemicu arah berikutnya. Data yang “dingin” berpotensi memperpanjang reli, sedangkan kejutan “panas” dapat memicu koreksi jangka pendek. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id