Perak Tembus 94,7! Drama Greenland Bikin Pasar Tetap Tegang
Perak kembali mencetak rekor baru pada Selasa, sempat menyentuh $94,7295/ons, sementara emas bergerak dekat level tertinggi sepanjang masa di sekitar $4.670/ons. Kenaikan ini terjadi ketika pasar kembali memburu aset aman karena ketegangan AS–Eropa terkait Greenland belum mereda.
Logam mulia sebelumnya naik tajam setelah Presiden AS Donald Trump menegaskan rencana tarif untuk delapan negara Eropa yang menolak ambisinya atas Greenland. Ancaman tersebut memicu kekhawatiran perang dagang baru dan membuat investor mengurangi porsi aset berisiko, lalu mengalihkan dana ke instrumen defensif seperti emas dan perak.
Sikap keras AS terhadap sekutu NATO disebut mengguncang pasar dan menghidupkan lagi narasi “Sell America”. Investor kini menunggu seberapa jauh Eropa akan merespons. Prancis dikabarkan ingin mendorong penggunaan instrumen balasan Uni Eropa yang lebih tegas, sementara Jerman cenderung menahan langkah agar respons tidak memicu eskalasi yang lebih luas.
Setelah reli besar, harga mulai sedikit mendingin. Perak turun sekitar 0,6% ke $93,8590/ons, sedangkan emas melemah tipis 0,1% ke $4.665,73/ons. Meski turun, pergerakannya masih berada dekat puncak, menandakan minat safe-haven belum hilang—hanya jeda setelah lonjakan cepat.
Analis menilai reli logam mulia tidak dimulai dari konflik Greenland, dan kemungkinan tidak berakhir di sana. Episode ini justru memberi “bahan bakar” tambahan untuk tren yang sudah terbentuk selama berbulan-bulan, ketika investor makin gelisah menghadapi kombinasi risiko geopolitik, perang tarif, dan ketidakpastian kebijakan ekonomi.(asd)
Sumber: Newsmaker.id