• Thu, Jan 15, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

9 January 2026 14:13  |

Perak Terkoreksi Jelang Data NFP AS

Harga perak (silver) bergerak melemah tipis pada perdagangan Jumat, setelah sebelumnya sempat menguat cukup agresif di awal pekan. Pelaku pasar cenderung menahan posisi besar karena fokus utama saat ini mengarah ke rilis data tenaga kerja AS (Nonfarm Payrolls/NFP).

Tekanan utama datang dari dolar AS yang masih bertahan kuat. Saat dolar menguat, perak biasanya ikut tertekan karena menjadi lebih mahal bagi pembeli di luar AS, sehingga minat beli cenderung menurun dalam jangka pendek.

Namun, penurunan perak berpotensi terbatas karena pasar masih menilai The Fed berpeluang tetap dovish tahun ini. Ekspektasi pemangkasan suku bunga biasanya mendukung logam mulia, termasuk perak, karena biaya peluang memegang aset tanpa imbal hasil jadi lebih rendah.

Pergerakan perak juga dipengaruhi dinamika “dua wajah”: selain dianggap aset safe haven seperti emas, perak punya komponen permintaan industri yang besar. Karena itu, setiap perubahan ekspektasi ekonomi—terutama dari data AS—bisa cepat mengubah arah pergerakan harga.

Menjelang NFP, trader akan membaca data untuk menentukan apakah ekonomi AS cukup kuat atau mulai melambat. Jika data lebih lemah dari perkiraan, pasar bisa makin yakin pada peluang pemangkasan suku bunga—yang berpotensi mendorong perak pulih. Sebaliknya, data yang terlalu kuat bisa memperpanjang penguatan dolar dan menekan perak lebih dalam.

Di luar faktor ekonomi, risiko geopolitik juga ikut menjadi penahan penurunan. Ketegangan global dan ketidakpastian kebijakan sering memicu permintaan aset lindung nilai, sehingga setiap koreksi perak berpeluang memancing aksi beli saat harga turun.

5 inti poin:

Perak melemah tipis karena pasar menunggu rilis data NFP AS.

Dolar AS yang kuat menjadi tekanan utama untuk harga perak.

Ekspektasi The Fed dovish/potensi cut rate membantu membatasi penurunan perak.

Perak sensitif karena dipengaruhi dua faktor: safe haven + permintaan industri.

Geopolitik yang memanas bisa memicu aksi beli saat harga perak terkoreksi.(asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

SILVER

Setelah Tergelincir, Perak Kembali Bersinar di $36

Harga perak (XAG/USD) memangkas kerugian intraday-nya, diperdagangkan sekitar $36,10 per troy ounce selama jam Asia pada hari...

24 June 2025 10:24
SILVER

Konflik Meningkat, Tapi Perak Malah Melemah Kenapa?

Harga Perak (XAG/USD) bergerak turun ke sekitar $36,20 selama jam perdagangan Asia pada hari Senin. Pemulihan Greenback membe...

16 June 2025 11:14
SILVER

Dolar Turun ke Titik Terendah Baru Tahun Ini karena Kisah Ta...

Dolar turun untuk hari kelima karena para pedagang mengabaikan penangguhan tarif elektronik tertentu dan setelah Presiden Don...

14 April 2025 12:14
SILVER

Pasar Heboh! Perak Naik Tajam, Stok Fisik Mulai Langka

Harga perak terus melonjak dan kini diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam 14 tahun terakhir. Kenaikan ini didorong o...

14 July 2025 15:11
BIAS23.com NM23 Ai