• Sat, Jan 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

10 December 2025 07:19  |

Perak Tembus Rekor di Atas $60, Apa Sih Pemicunya?

Harga perak semakin menguat setelah berhasil menembus level $60 per ounce untuk pertama kalinya. Pada Rabu pagi, perak sempat menyentuh rekor sekitar $60,92 per ounce, melanjutkan lonjakan 4,3% di sesi sebelumnya. Kenaikan cepat ini bikin banyak pelaku pasar makin melirik perak sebagai salah satu aset unggulan di tengah sentimen pelonggaran suku bunga.

Dari sisi fundamental, rally perak ini banyak didukung oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan kembali memangkas suku bunga acuan sebesar 0,25% pada akhir pertemuan 9–10 Desember. Suku bunga yang lebih rendah biasanya menjadi angin segar bagi logam mulia seperti perak dan emas, karena imbal hasil instrumen lain (seperti obligasi) jadi kurang menarik jika dibandingkan aset yang tidak memberikan bunga.

Pasar juga tidak hanya fokus pada keputusan The Fed minggu ini, tapi sudah mengintip arah kebijakan untuk tahun depan. Kevin Hassett, yang disebut-sebut sebagai kandidat terkuat pengganti Jerome Powell sebagai Ketua The Fed, menyatakan bahwa masih ada ruang cukup besar untuk memangkas suku bunga lebih jauh lagi. Pernyataan ini makin memperkuat spekulasi bahwa era suku bunga lebih rendah bisa berlanjut.

Dari sisi pasokan, perak juga ditopang oleh kondisi fisik yang masih relatif ketat. Pasar global masih dalam tahap pemulihan setelah tekanan suplai besar pada Oktober lalu. Memang, aliran logam ke gudang-gudang di London mulai membaik, tetapi biaya pinjaman perak masih tinggi, tanda bahwa pasokan belum benar-benar longgar. Di sisi lain, stok perak di Tiongkok bahkan sudah turun ke level terendah dalam satu dekade.

Pada saat berita ini diangkat, harga perak masih naik sekitar 0,3% di kisaran $60,86 per ounce. Emas juga ikut menguat tipis sekitar 0,1% ke level $4.211,30 per ounce, sementara platinum dan paladium cenderung stabil. Indeks Dolar Bloomberg bergerak datar setelah sebelumnya sempat menguat 0,1%, sehingga belum menjadi hambatan besar bagi pergerakan logam mulia hari ini.(asd)

Source: Bloomberg

 

Related News

SILVER

Setelah Tergelincir, Perak Kembali Bersinar di $36

Harga perak (XAG/USD) memangkas kerugian intraday-nya, diperdagangkan sekitar $36,10 per troy ounce selama jam Asia pada hari...

24 June 2025 10:24
SILVER

Konflik Meningkat, Tapi Perak Malah Melemah Kenapa?

Harga Perak (XAG/USD) bergerak turun ke sekitar $36,20 selama jam perdagangan Asia pada hari Senin. Pemulihan Greenback membe...

16 June 2025 11:14
SILVER

Dolar Turun ke Titik Terendah Baru Tahun Ini karena Kisah Ta...

Dolar turun untuk hari kelima karena para pedagang mengabaikan penangguhan tarif elektronik tertentu dan setelah Presiden Don...

14 April 2025 12:14
SILVER

Pasar Heboh! Perak Naik Tajam, Stok Fisik Mulai Langka

Harga perak terus melonjak dan kini diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam 14 tahun terakhir. Kenaikan ini didorong o...

14 July 2025 15:11
BIAS23.com NM23 Ai