Minyak Menahan Kenaikan di Tengah Kekhawatiran Pasokan dan Ketegangan Geopolitik
Harga minyak mentah WTI diperdagangkan di atas $69 per barel pada hari Selasa(19/11), setelah melonjak 3,2% pada sesi sebelumnya, di tengah kekhawatiran kekurangan pasokan dan ketegangan geopolitik yang membara.
Produksi di ladang Johan Sverdrup di Norwegia, yang memiliki kapasitas hingga 755.000 barel minyak per hari, dihentikan karena pemadaman listrik di darat. Selain itu, usaha patungan Tengiz yang dipimpin Chevron di Kazakhstan mengurangi produksi minyak harian sebanyak 30% bulan ini karena pemeliharaan yang sedang berlangsung, yang semakin memperketat pasokan global.
Risiko geopolitik juga mendorong harga lebih tinggi karena ketegangan antara Rusia dan Ukraina meningkat setelah AS menyetujui penggunaan rudal jarak jauh buatan AS oleh Ukraina di dalam wilayah Rusia, yang dapat menarik AS lebih langsung ke dalam konflik tersebut. Yang menambah dukungan lebih lanjut terhadap harga minyak adalah melemahnya dolar AS, yang membuat minyak mentah lebih menarik bagi pembeli asing.(Azf)
Sumber: Trading Economics