• Mon, Mar 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

16 March 2026 07:05  |

Minyak Naik Usai Serangan ke Kharg Perbesar Risiko Pasokan

Harga minyak dunia kembali menguat setelah serangan Amerika Serikat ke Pulau Kharg, pusat ekspor utama minyak Iran, memperbesar eskalasi konflik di Timur Tengah. Serangan ini dinilai meningkatkan risiko terhadap pasokan energi global yang selama lebih dari dua pekan terakhir sudah terganggu akibat perang di kawasan tersebut.

Brent sempat naik hingga 3,3% dan diperdagangkan di sekitar US$105 per barel, setelah melonjak lebih dari 40% dalam dua minggu terakhir. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) berada dekat level US$100 per barel. Kenaikan ini terjadi setelah Iran melancarkan serangan balasan ke Israel dan sejumlah negara Arab, menyusul serangan AS ke fasilitas militer di Pulau Kharg.

Serangan terhadap Kharg memperluas cakupan konflik yang sebelumnya telah menekan arus distribusi minyak global. Badan Energi Internasional (IEA) bahkan menyebut gangguan ini sebagai disrupsi pasokan terbesar dalam sejarah pasar minyak dunia. Lalu lintas kapal di Selat Hormuz, jalur vital penghubung Teluk Persia ke pasar internasional, juga masih nyaris terhenti sejak konflik dimulai.

Meski laporan media Iran menyebut ekspor dari Kharg masih berjalan normal, pelaku pasar tetap melihat risiko pasokan semakin besar. Gangguan tambahan, sekecil apa pun, berpotensi membuat pasar minyak makin ketat. Kekhawatiran ini juga diperparah oleh terganggunya aktivitas ekspor di Fujairah, Uni Emirat Arab, akibat serangan drone pada akhir pekan, meski operasional kembali berjalan sehari setelahnya.

Untuk saat ini, pasar menilai lonjakan harga minyak lebih mencerminkan risiko gangguan pasokan daripada skenario krisis penuh. Namun, selama konflik terus berlanjut dan belum ada kejelasan soal gencatan senjata, premi geopolitik diperkirakan tetap bertahan tinggi. Artinya, minyak masih berpotensi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan tetap kuat selama ancaman terhadap pasokan global belum benar-benar mereda..(asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Brent Turun Tipis, Risiko Hormuz Mengintai

Harga minyak terkoreksi tipis dalam perdagangan Asia yang sepi, saat pelaku pasar menunggu hasil pembicaraan AS–Iran di Jen...

17 February 2026 12:45
OIL

Brent Stabil, Risiko Hormuz Belum Hilang

Harga minyak bergerak stabil setelah Amerika Serikat dan Iran menyampaikan nada positif dalam pembicaraan terkait program nuk...

18 February 2026 15:41
BIAS23.com NM23 Ai