Trump Melunak, Emas Melemah
Entah apa yang ada dalam pikiran Presiden AS Donald Trump sekarang ini, setelah serangkaian langkah tarif agresifnya kepada para mitra dagangnya khususnya China baru-baru ini dia juga yang justru membuat pernyataan yang melunak seputar kebijakan tarifnya.
Setelah saling melempar tarif dengan China, kini Trump tengah mempertimbangkan penurunan tarif pada barang-barang impor Beijing sambil menunggu pembicaraan dengan negara yang dipimpin oleh Presiden Xi Jinping tersebut. salah seorang pejabat dari Gedung Putih mengatakan, "Tarif China dapat turun dari level saat ini sebesar 145% menjadi antara 50% dan 65%," Sebenarnya Trump juga menegaskan hal yang sama. Ia sempat berujar pihaknya akan mencapai kesepakatan yang adil dengan China, saat berbicara kepada wartawan pada hari Rabu, Pernyataannya mengikuti komentar optimis yang dibuatnya pada Selasa bahwa kesepakatan untuk menurunkan tarif adalah mungkin.
Efek yang terjadi berikutnya pasca langkah Trump tersebut langsung berdampak pada pergerakan harga emas yang mengalami pelemahan. Sebagaimana kita ketahui dalam beberapa bulan terakhir emas mengalami peningkatan harga yang kuat karena ketidakpastian dari perang dagang ini. Lalu apa yang terjadi bila perang dagang ini mereda? Yang terjadi adalah akan ada kemungkinan menurunnya tingkat inflasi di Amerika yang juga mendukung kenaikan dolar serta pemangkasan suku bunga, dimana kita ketahui bersama bahwa suku bunga yang rendah cenderung akan membebani emas. Lalu hal lain yang mendukung pelemahan pada logam kuning ini adalah dari sisi teknikalnya. Beberapa indikator pada TF1D maupun TF1W sudah mengkonfirmasi akan adanya penurunan.
Sumber : (mrv@Newsmaker)