Perdana Menteri Benjamin Netanyahu Penuh Ancaman, Tolak Gencatan Senjata
Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich mengancam akan menggulingkan Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu jika Israel tidak menduduki Jalur Gaza. Menurutnya, kesepakatan gencatan senjata Gaza merupakan kesalahan yang sangat serius dan menyerahkan Israel kepada Hamas. Kesepakatan gencatan senjata Gaza dan pertukaran tahanan mulai berlaku pada pukul 11.15 waktu setempat (09.15 WIB) pada Minggu setelah tertunda beberapa jam akibat tuduhan Israel terhadap Hamas karena membiarkan daftar tahanan dibebaskan.
Berdasarkan kesepakatan gencatan senjata yang berlangsung beberapa tahap itu, sebanyak 33 sandera Israel akan dibebaskan Hamas pada tahap awal, sebelum negosiasi lebih lanjut dimulai untuk membahas pembebasan 65 sandera lainnya pada tahap berikutnya, dan akhirnya membahas penarikan penuh pasukan Israel dari Jalur Gaza.
Di Yerusalem, sejumlah warga Israel berkumpul di jalan-jalan sambil membawa peti mati tiruan sebagai protes terhadap gencatan senjata, memblokir jalan, dan bentrok dengan polisi. Demonstran lainnya memblokir lalu lintas hingga pasukan keamanan membubarkan mereka.
Kesepakatan gencatan senjata terjadi setelah mediasi oleh Qatar, Mesir, dan AS. Kesepakatan tersebut menguraikan gencatan senjata awal selama enam minggu dengan penarikan Israel secara bertahap. Puluhan sandera yang ditahan oleh Hamas termasuk wanita, anak-anak, orang tua, dan orang sakit akan dibebaskan sebagai ganti ratusan tahanan Palestina yang ditahan di Israel.(ayu)
Sumber: Newsmaker