Kekuatan Dolar AS Nampaknya Bertahan Jelang Pelantikan Trump
Dolar AS nampaknya dapat terus mencatatkan penguatan karena alasan serta beberapa dukungan baru dari data ekonomi AS, terutama dari lonjakan sub indeks harga jasa yang dibayar ISM di bulan Desember. Jika kita melihat fokus kembali the Fed pada masalah inflasi, dolar dapat rally baru yang didukung oleh berlanjutnya pelemahan Treasury.
Untuk saat ini, pasar dibiarkan membicarakan serta meprediksikan terkait tarif, yang memungkinkan terkait ekonomi makro AS untuk mengambil alih dan tanpa salah lagi menawarkan dukungan untuk dolar.
Sementara rilis data AS kemarin bernada hawkish untuk the Fed, dan probabilitas tersirat dari penurunan suku bunga bulan Maret kini telah turun di bawah 40%. Treasury kembali melemah kemarin, dan saham-saham tergelincir, menambah dukungan untuk safe-haven dollar.(yds)
Sumber: Newsmaker