Emas Menguat, Pasar Menunggu Data Kunci AS
Harga emas naik pada Rabu(11/2) karena kombinasi klasik: dolar AS melemah dan yield obligasi AS turun, bikin emas jadi lebih menarik (karena biaya peluang pegang emas mengecil). Pemicu utamanya datang dari data penjualan ritel AS (core retail sales) yang lebih lemah, yang bikin pasar makin yakin ekonomi lagi mendingin dan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed di 2026 tetap hidup—ini biasanya jadi bensin buat emas.
Selain faktor suku bunga, sentimen “safe haven” juga ikut nyala karena tensi geopolitik (AS–Iran) masih bikin pasar waspada, sementara pelaku pasar sekarang fokus nunggu rilis data tenaga kerja AS (Non-Farm Payrolls) sebagai penentu arah berikutnya: kalau data kerja melemah, peluang cut rate makin kebuka dan emas cenderung lanjut kuat.
Harga emas pada saat analisis ini adalah $5.101
- Beli jika harga bergerak di bawah $5.113
- Jual jika harga bergerak di bawah $5.087
Resistensi 2: $5,149
Resistensi 1: $5.123
Dukungan 1: $5,071
Dukungan 2: $5,045
Penafian
Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap mempengaruhi pengaruh perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id