Weekly Review And Forecast.
Normal 0 false false false EN-ID X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-font-kerning:1.0pt; mso-ligatures:standardcontextual; mso-fareast-language:EN-US;}
Harga emas mengawali pekan perdagangan musim liburan Natal yang lesu pada hari Senin (23/12), dengan dibuka pada $2619 dan menyentuh terendah dalam sepekan di $2608, terbebani oleh dolar yang kuat dan imbal hasil Treasury AS yang tinggi karena investor menunggu sinyal yang lebih jelas tentang kebijakan moneter Federal Reserve untuk tahun 2025. Indeks dolar (.DXY), naik 0,4% terhadap mata uang lainnya, berada di sekitar level tertinggi dalam dua tahun, mengurangi daya tarik emas bagi pemegang mata uang lainnya, sementara imbal hasil acuan AS 10 tahun juga naik.
Perdagangan AS ditutup lebih awal pada malam Natal hari Selasa (24/12) membuat emas harga emas stabil ditengah perdagangan yang sepi. Investor menantikan strategi suku bunga Federal Reserve AS dan kebijakan tarif Presiden terpilih Donald Trump, yang dapat membentuk lintasan logam tahun depan. Emas yang mengalami tahun yang luar biasa pada tahun 2024, bersiap untuk kinerja terbaiknya sejak 2010 dengan kenaikan 27%. Para Analis telah memperkirakan bahwa rekor tertinggi berturut-turut pada tahun 2024 akan menjadi panggung bagi reli serupa pada tahun 2025, didorong oleh pembelian bank sentral yang berkelanjutan, meningkatnya ketegangan geopolitik, dan pemangkasan suku bunga Fed.
Emas kembali melanjutkan perdagangan pada hari Kamis (26/12) setelah perdagangan ditutup pada Rabu (25/12) karena libur Natal dan mencatatkan level tertinggi pada pekan ini di $2639 seiring pasar menunggu juga sinyal mengenai ekonomi AS di bawah pemerintahan Trump yang akan datang dan strategi suku bunga Federal Reserve untuk tahun 2025. Kembali Memanasnya ketegangan di Rusia-Ukraina dan Timur Tengah membuat emas mendapatkan kembali momentum positifnya, walaupun data klaim pengangguran AS yang dirilis secara tak terduga mengalami penurunan menjadi 219 ribu orang yang mengajukan, dari data sebelumnya 220 ribu membuat dolar AS menguat dan membatasi kenaikan emas.
Harga emas merosot pada hari Jumat (27/12) karena meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah AS meredupkan daya tarik emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil di pekan yang sepi pasca libur Natal, dengan pasar berfokus pada kembalinya Presiden terpilih Donald Trump ke kantor dan dampak potensial dari kebijakan inflasinya terhadap prospek Fed tahun 2025. Sementara itu, indeks dolar (.DXY) menuju kenaikan minggu keempat berturut-turut, mengurangi daya tarik emas bagi pemegang mata uang lain, sementara imbal hasil acuan AS 10 tahun diperdagangkan mendekati level tertinggi sejak 2 Mei, yang dicapai pada hari Kamis. Harga emas ditutup 0.6% lebih rendah pada $2616.
Tinjauan Teknikal.
Satu pekan kemarin perdagangan Gold mengalami range yang relative kecil antara $2639-$2608, dan cenderung dalam renge sideways.Prediksi satu pekan kedepan: pola sediways masih diperkiran akan berlanjut. Rekomendasi Daytrade,Buy dan Sell punya peluang yang sama selama $ 2608 dan $ 2639 tidak mampu di breakout. Peluang yang bisa dimanfaatkan apabila keluar dari area sideways disarankan buy di $2640 Take Profit di $2685 dan stoploss di $2624. Atau Sell di $2605 take profit di $2556 Stop loss $2622.
DISCLAIMER
Catatan: Artikel ini hanya analisis dan bukan referensi definitif. Perhatikan perkembangan aspek fundamental dan teknis dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi.