• Mon, Mar 2, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

2 March 2026 09:49  |

Emas Menguat di Tengah Risk-Off, Minyak Sensitif pada Headline Hormuz

Pasar komoditas pekan ini bergerak sangat responsif terhadap headline, terutama dua tema besar: ketidakpastian tarif AS dan perkembangan pembicaraan nuklir AS–Iran. Emas cenderung menguat karena investor kembali melakukan repricing risiko kebijakan perdagangan AS, yang berpotensi berdampak pada inflasi dan rantai pasok global—mendorong minat ke aset lindung nilai. Meski sempat terjadi koreksi tipis akibat aksi ambil untung dan dolar yang relatif stabil, tekanan turun tidak berkembang menjadi pembalikan tren karena pelaku pasar tetap defensif menjelang dinamika geopolitik. Dari sisi data, sinyal pasar tenaga kerja AS yang masih solid melalui rilis jobless claims sempat menahan ekspektasi pelonggaran agresif The Fed (biasanya menjadi rem bagi emas), namun dampaknya tertahan oleh premi risiko geopolitik dan isu tarif yang tetap dominan. Dorongan kenaikan kembali menguat saat pembicaraan AS–Iran berakhir tanpa terobosan besar, meski mediator Oman menyebut ada kemajuan dan negosiasi teknis berlanjut, sehingga risiko tidak hilang sepenuhnya. Pada saat yang sama, yield Treasury AS tenor 10 tahun turun ke level terendah sekitar tiga bulan, menurunkan opportunity cost memegang emas dan memperkuat tren penguatan.

Sementara itu, minyak bergerak lebih volatil dan sangat “headline-driven”, ditarik dua kekuatan yang saling berlawanan: harapan kesepakatan nuklir yang dapat mengikis premi risiko versus kekhawatiran eskalasi yang dapat mengganggu pasokan, terutama di titik rawan Selat Hormuz. Harga sempat terkoreksi ketika pasar menilai peluang diplomasi terbuka, tetapi pelemahan tertahan karena risiko geopolitik belum benar-benar hilang. Tekanan bearish tambahan datang dari kenaikan tajam stok minyak mentah AS, namun koreksi tidak berlanjut dalam karena investor tetap memasang hedge menjelang kepastian diplomasi dan sinyal kebijakan produksi. Ketika negosiasi diperpanjang tanpa terobosan, minyak kembali menguat tajam karena pasar memasang lagi premi risiko terkait potensi gangguan pasokan di Timur Tengah, sementara fokus investor ikut mengarah pada rapat OPEC+ untuk kebijakan produksi berikutnya—dengan catatan, kekhawatiran oversupply global tetap berpotensi membatasi ruang kenaikan lanjutan.

Tinjauan Teknikal.

Skenario pergerakan gold satu pekan kedepan:

1.Skenario dasar (paling mungkin): konsolidasi tinggi, intraday tetap liar
Selama tensi geopolitik & gangguan pelayaran belum mereda, emas cenderung tetap “dipegang” sebagai safe haven. Polanya biasanya spike saat headline buruk ,koreksi profit taking,dip-buy selama risk premium masih ada.

2.Skenario bullish: lanjut breakout kalau risk-off makin dalam + yield melemah
Emas bisa lanjut naik jika eskalasi/ketidakpastian meningkat dan investor makin masuk obligasi sehingga yield turun. Yield turun = opportunity cost emas turun dorongan naik makin kuat.

3.Skenario bearish: koreksi tajam jika de-eskalasi kredibel + data AS dorong yield/USD
Kalau ada tanda de-eskalasi yang nyata (arus pelayaran membaik/tensi reda) sehingga permintaan safe haven turun, lalu data AS kuat (mis. NFP) bikin yield & USD naik, emas rawan profit taking agresif karena posisi pasar biasanya sudah “ramai” di puncak risk-off.

Skenario pergerakan BCO satu pekan kedepan:

1.Skenario dasar (paling mungkin): tetap tinggi tapi super volatile
Kalau tensi Timur Tengah & isu Hormuz belum reda, minyak bakal naik-turun tajam ikut headline. Biasnya tetap di level tinggi.

2.Skenario bullish: spike lagi
Kalau gangguan makin parah (jalur kapal makin kacau / serangan lanjut / risiko pasokan membesar), minyak bisa meledak naik karena premi risiko nambah.

3.Skenario bearish: turun cepat
Kalau ada de-eskalasi yang jelas (arus kapal membaik) + data stok/oversupply menguat, premi risiko bisa rontok dan minyak drop cepat.

 

DISCLAIMER

Catatan: Artikel ini hanya analisis dan bukan referensi definitif. Perhatikan perkembangan aspek fundamental dan teknis dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi.

Related News

Gold Corner

Analisis Mingguan Pergerakan Emas,Perak dan Minyak (21–25 ...

Selama periode 21 hingga 25 Juli, pasar komoditas global menunjukkan pergerakan yang sangat dinamis, dipengaruhi oleh gejolak...

28 July 2025 11:22
Gold Corner

BCO Weekly Review And Forecast.

Harga minyak turun pada hari Senin (16/6), memangkas lonjakan 7% pada hari Jumat, karena serangan militer baru oleh Israel da...

23 June 2025 10:35
Gold Corner

BCO Weekly Review And Forecast.

Minyak anjlok lebih dari 7% pada hari Senin (23/6) karena respons Iran terhadap serangan militer AS menyelamatkan infrastrukt...

30 June 2025 09:40
Gold Corner

BCO Weekly Review And Forecast.

Harga minyak turun tipis pada hari Senin (30/6) karena investor mempertimbangkan meredanya risiko Timur Tengah dan kemungkina...

7 July 2025 09:40
BIAS23.com NM23 Ai