• Tue, Feb 24, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

23 February 2026 09:18  |

Emas Berayun, Minyak Dijaga Premi Risiko

Emas sempat melemah di tengah perdagangan yang sepi dan likuiditas tipis, ketika penguatan dolar membuat harga emas terasa lebih mahal bagi pembeli di luar AS. Meski tidak “dikejar” karena volume tipis, sentimen dasarnya masih cenderung positif: ekspektasi pemangkasan suku bunga tahun ini belum hilang, dan pergerakan yield yang sempat turun ikut menjaga harapan pelonggaran tetap hidup. Dari sisi kebijakan, pesan The Fed tetap campuran—sebagian membuka ruang pemangkasan bila disinflasi berlanjut, sementara yang lain menilai suku bunga bisa bertahan lebih lama jika inflasi, terutama jasa, masih membandel. Di saat yang sama, faktor geopolitik ikut menahan tekanan, dengan pasar memantau dinamika diplomasi AS–Iran dan risiko di jalur vital seperti Selat Hormuz. Ketika ketidakpastian meningkat, emas kembali berfluktuasi di sekitar area psikologis utama, lalu menguat tajam saat dolar melemah setelah putusan pengadilan terkait tarif memicu spekulasi arah kebijakan lanjutan dan implikasi fiskal—kondisi yang biasanya lebih ramah bagi aset safe haven seperti emas.

Sementara itu, minyak bergerak dalam pola tarik-menarik antara harapan de-eskalasi dari pembicaraan nuklir AS–Iran dan kekhawatiran soal pasokan, termasuk peluang kenaikan suplai OPEC+ dalam waktu dekat. Harga sempat melemah ketika sinyal kemajuan negosiasi mengikis premi risiko, namun kemudian berbalik menguat karena pasar menilai risiko konflik belum benar-benar hilang. Kekhawatiran utama tetap pada potensi gangguan pasokan di kawasan produsen utama bila tensi berubah menjadi konfrontasi. Alhasil, minyak kembali mendekati level tinggi beberapa bulan, dengan sentimen bullish ditopang meningkatnya kewaspadaan pasar terhadap eskalasi, meski jalur diplomasi masih berjalan.

Tinjauan Teknikal.

GOLD

Tren emas masih cenderung naik, tapi pergerakannya sekarang sedang konsolidasi setelah lonjakan besar. Dalam sepekan ke depan, besar kemungkinan harga bermain di kisaran 5.000–5.200. Jika mampu menembus dan bertahan di atas 5.200, peluang kenaikan terbuka menuju 5.350–5.400 hingga berpotensi menguji lagi area 5.480–5.550. Sebaliknya, jika kembali tertahan di 5.200 lalu turun dan 5.000 sampai jebol, emas berisiko terkoreksi ke 4.900–4.850, bahkan bisa melebar ke 4.600–4.400 bila tekanan jual menguat. 

BCO

BCO masih cenderung bullish, tapi saat ini sedang mengalami koreksi ringan setelah reli kuat. Dalam sepekan ke depan, pergerakan paling mungkin adalah konsolidasi di kisaran 69–72. Selama area 69–70 masih bertahan, peluang minyak kembali menguji 71,5–72 tetap terbuka, dan jika berhasil menembus 72, ruang kenaikan bisa berlanjut ke 73–74. Namun jika harga turun dan jebol 69, risiko koreksi melebar meningkat dengan potensi turun ke 68, bahkan 66–67 bila tekanan jual berlanjut.

 

DISCLAIMER

Catatan: Artikel ini hanya analisis dan bukan referensi definitif. Perhatikan perkembangan aspek fundamental dan teknis dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi.

Related News

Gold Corner

Analisis Mingguan Pergerakan Emas,Perak dan Minyak (21–25 ...

Selama periode 21 hingga 25 Juli, pasar komoditas global menunjukkan pergerakan yang sangat dinamis, dipengaruhi oleh gejolak...

28 July 2025 11:22
Gold Corner

BCO Weekly Review And Forecast.

Harga minyak turun pada hari Senin (16/6), memangkas lonjakan 7% pada hari Jumat, karena serangan militer baru oleh Israel da...

23 June 2025 10:35
Gold Corner

BCO Weekly Review And Forecast.

Minyak anjlok lebih dari 7% pada hari Senin (23/6) karena respons Iran terhadap serangan militer AS menyelamatkan infrastrukt...

30 June 2025 09:40
Gold Corner

BCO Weekly Review And Forecast.

Harga minyak turun tipis pada hari Senin (30/6) karena investor mempertimbangkan meredanya risiko Timur Tengah dan kemungkina...

7 July 2025 09:40
BIAS23.com NM23 Ai