• Sat, Feb 28, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

3 September 2025 10:43  |

Be Careful! The Dollar Could Soar or Plummet This Week Due to Economic Data!

Nilai tukar dolar AS hari ini bergerak menguat tipis setelah beberapa hari sebelumnya sempat terkoreksi. Indeks dolar (DXY) tercatat naik sekitar 0,15% ke posisi 98,03, didorong oleh kenaikan imbal hasil obligasi AS dan meningkatnya ekspektasi pasar terhadap rilis data ekonomi utama dalam pekan ini.

Penguatan dolar juga terlihat pada pergerakan terhadap yen Jepang, setelah pejabat Bank of Japan (BoJ) menyampaikan komentar bernada dovish yang menekan mata uang Negeri Sakura. Sementara itu, euro dan poundsterling bergerak lebih lemah terhadap dolar, mencerminkan ketahanan greenback di tengah ketidakpastian global.

Lonjakan imbal hasil Treasury AS menjadi salah satu faktor utama yang mendorong penguatan dolar. Selain itu, gejolak politik di Washington yang menimbulkan pertanyaan mengenai independensi Federal Reserve juga turut diperhatikan pelaku pasar, meskipun efeknya terhadap pergerakan dolar sejauh ini masih terbatas dan justru cenderung menekan.

Fokus investor kini beralih ke sejumlah data penting, termasuk laporan ISM Manufacturing PMI dan Non-Farm Payrolls (NFP) yang akan dirilis pekan ini. Data tersebut akan menjadi petunjuk arah kebijakan moneter The Fed selanjutnya, sekaligus menentukan apakah dolar mampu melanjutkan penguatannya atau kembali terkoreksi.

Para analis menilai, selama imbal hasil Treasury tetap tinggi, dolar AS masih memiliki ruang untuk menguat. Namun, hasil data ekonomi yang mengecewakan dapat memicu pelemahan kembali, terutama jika pasar kembali mengantisipasi pemangkasan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.

Para analis menilai, selama imbal hasil Treasury tetap tinggi, dolar AS masih memiliki ruang untuk menguat. Secara teknikal, DXY saat ini memiliki support di area 97,40–97,20, sementara resistance berada di kisaran 98,30–98,60. Jika indeks mampu menembus resistance, dolar berpotensi memperpanjang penguatan, namun bila kembali turun di bawah support, koreksi menuju 96,80 bisa terbuka.

Sumber : Newsmaker.id

Related News

ANALYSIS & OPINION

Investor Caution Weakens Gold

Fed officials said last night that they remain patient in maintaining interest rates in the range of 4.25%-4.50%, citing risk...

29 May 2025 09:18
ANALYSIS & OPINION

6 Poin Deklarasi KTT BRICS di Rusia: 'Tekan' Dolar-Perang Ti...

Negara-negara BRICS menyetujui komunike bersama pada Rabu (23/10/2024) selama pertemuan puncak tiga hari kelompok tersebut di...

25 October 2024 22:58
ANALYSIS & OPINION

All Trump's Steps Give a Boost to Gold

Donald Trump, who was officially inaugurated as President of the United States on January 20, 2025, has realized several poli...

7 February 2025 09:28
ANALYSIS & OPINION

America Plans to Sell Its Gold Reserves, Could It Trigger a ...

Surprising news came from America when their trade minister Scott Bessent was reported to be trying to reevaluate his gold bu...

21 February 2025 10:12
BIAS23.com NM23 Ai