
Trending

Emas
Sumber: Newsmaker.id
Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak terbatas pada perdagangan hari ini di sekitar $4300 per troy ounce, setelah sebelumnya mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi Treasury. Pergerakan emas masih berada dalam fase konsolidasi karena investor menimbang kembali prospek kebijakan moneter Amerika Serikat setelah The Fed mempertahankan sikap ketat terhadap inflasi. Data terbaru menunjukkan emas spot sebelumnya berada di sekitar US$4.325 per troy ounce, dengan tekanan utama berasal dari ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi dalam waktu lebih lama.
Tekanan terhadap emas semakin terlihat ketika dolar AS kembali mendapatkan dukungan dari ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed. Kenaikan suku bunga membuat aset berbasis dolar dan instrumen berimbal hasil menjadi lebih menarik dibandingkan emas yang tidak memberikan imbal hasil. Selain itu, kenaikan harga energi akibat ketegangan geopolitik juga menjadi perhatian pasar karena dapat meningkatkan risiko inflasi dan memengaruhi keputusan bank sentral ke depan.
Namun, emas masih memiliki faktor pendukung dari meningkatnya permintaan aset aman di tengah ketidakpastian global. Investor masih mencermati perkembangan hubungan Amerika Serikat dengan Iran serta dinamika geopolitik lainnya yang berpotensi meningkatkan minat terhadap aset lindung nilai. Jika tekanan terhadap dolar mulai mereda dan pasar melihat peluang perubahan arah kebijakan The Fed, emas berpeluang kembali mendapatkan momentum penguatan.
Ke depan, fokus pasar akan tertuju pada data ekonomi Amerika Serikat berikutnya serta pernyataan pejabat The Fed untuk mencari petunjuk mengenai arah suku bunga. Selama dolar AS dan yield Treasury masih bertahan tinggi, ruang kenaikan emas kemungkinan masih terbatas. Namun, apabila sentimen risiko meningkat atau ekspektasi kebijakan moneter menjadi lebih longgar, emas berpotensi kembali menguji level harga yang lebih tinggi.(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id